Sunday, 28 November 2010

Pagelaran Perdana Teater 10

ALHAMDULILLAH! :D
Sabtu,27 November 2010 Teater 10 sukses mengadakan Pagelaran Perdana. Tim Produksi & Pemain di pagelaran ini kelas X semua lho,kecuali Mas Angga yang meranin Bandung Bondowoso. Waktu buat nyiapin Pagelaran ini gak lama, tergolong singkat lah buat kami. Ini pagelaran pertama kami. Kira2 1,5bulan kami nyiapin pagelaran, Produksi&Pemain. Itupun belum dipotong yang ikut tonti,ya mungkin kalo dihitung latihan efektif cuma 1bulan. Dalam waktu satu minggu latihan dilakukan 3 kali, hari Senin, Kamis & Sabtu. Dan Latihan gabungan biasanya hari Minggu di Pendopo Balai Kota Yogyakarta. Tapi hari2 terakhir menjelang pagelaran Balai Kota dipake buat pengungsian,jadi kami bingung mau latihan gabungan dimana. Akhirnya kami bisa menemukan tempat yaitu di STPP (Barat makam Pahlawan)
Berbagai persiapan dilakuin sama masing2 bagian produksi. Saling bantu lah pokoknya. Hmm oia ini ada Pamflet Pagelaran kami, design nya keren :D
ini yang buat anak2 perkab. keren ya?
Sebelum pagelaran kamu udah angkut2 setting & semua keperluan.Sehari sebelum Pagelaran ada gladi bersih,tempatnya udah di tejakusuma. Sebelum gladi bersih dimulai kami meditasi dulu. setelah itu baru dimulai. Hmmmm,,kami memang agak kecewa sama gladi bersih karena belum maksimal,begitu juga dengan kakak kelas,Alumni&Mas Tris.
Besoknya kami semua bertekad pokoknya pagper harus sukses,lebih baik dari gladi bersih!
Yang berbeda sebelum PagPer adalah 'Terapi Timun' pasti pertamanya bingung mau ngapain, tapi rasanya enaaaak bangeeeet!! :D
bisa santai,rilex,tidur,seger pokoknya. Habis terapi timun kami langsung ganti kostum&rias. musik pertama ke sana,rasanya deg2an. Jam 7 tengteng!! dimulai acaranya,musik yang pembukaan kami mukul sekuat tenaga biar bener2 keras,tapi gak lupa juga harus pake perasaan ;) Penari pembukaannya bagus banget,musik yang ngiringi mereka karawitan..gerakannya mereka buat sendiri loh!
Roro Jonggrang pun dimulai....
awalnya aku agak ngerasa heran entah itu salah atau emang gitu waktu penari belum selesai lightingnya mati. untung hidup lagi. Dan pas setan2 nyusun candi itu juga mati. hoho
Akhirnya pas selesai penonton tepuk tangan, rasanya capek banget tapi juga seneng.
Kami semua tentunya Berterimakasih yang sebesar-besarnya pada>>
1. Allah SW
Thanks to you was a show can be implemented smoothly, can redeem our struggle. This all happens on your license. I Love You.
2. Mas Tris
Mas Tris sabar banget nglatih kami, ngajarin kami. Mas Tris juga ngarahin kami, bimbing kami, pokoknya tanpa Mas Tris pagelaran perdana gak akan kayak kemarin. Terimakasih Mas Tris :)
3. Alumni
Alumni, walaupun mereka udah alumni tapi mereka masih bantu kami, dateng, ngarahin. pokoknya mereka tetep ada buat Teater 10. Makasih sekali :)
4. Kakak Kelas
Kakak kelas banyak banget membantu kami, menasehati kami, sabar banget. Makasih ya mbak,mas :)
5. Lain-lain
Sponsor,Donatur,OrangTua,Guru,Temen2 pokoknya semuanya. gak bisa disebutin, dan gak bisa diungkapkan. semuanya bener2 membantu. Terimakasih :)

Monday, 15 November 2010

LOLITA




Novel ini karya Vladimir Nabokov,pengarang dari Rusia. Sebenernya udah terbit sejak tahun 1955,tapi karena banyak penggemarnya jadi masih ada sampai sekarang. Ceritanya lumayan bagus, jadi menceritakan tentang pria paruh baya (Humbert) yang suka sama anak tirinya, gadis berusia 12 tahun yang bernama Dolores(Lolita). Jadi sebenernya Humbert menikah sama ibunya Lolita karena dia suka sama Lolita.
Di buku ini banyak banget bahasa-bahasa konotasi. Bahasanya juga tingkat tinggi,walau aku udah ulang beberapa kali tetep aja ada beberapa bagian yang aku gak paham. Hmm.. emang sih katanya aslinya novel ini ditulis pake bahasa yang 'jorok' dan 'kasar' kemudian bahasanya diperhalus biar gak keliatan kasar. alhasil aku malah gak paham maksudnya itu apa. tapi yang jelas si Humbert ini mengidam Phedophilia, yaitu suka sama anak di bawah umur. Jauh malah, Humbert udah berapa puluh tahun sedangkan Dolores masih 12tahun ckck
Aku tahu ada buku Lolita sejak awal 2010 dari majalah KaWanku. Aku belum punya uang,jadi belum beli. Bulan Juli aku dikasih uang sama Ibuku,aku beli deh Lolita. Aku udah baca berkali-kali tapi tetep aja bagian yang itu tadi aku gak dong. I hope when I read it again I can understand what those words mean. Ya mungkin aja sih ya, sengaja buat dibikin konotasi biar gak semua orang tau,dan gak keliatan frontal. So, buat kamu yang suka sama novel2 terjemahan baca Lolita ya! :D