Monday, 2 January 2012

Manusia Setengah Salmon

Penggalauan~

Cinta yang terlalu lama dipendam biasanya jadi penyesalan.
Jatuh cinta itu musuh akal sehat.
Bagi sebagian orang, mencintai seseorang berarti memenjarakan seseorang.
Hampa itu seperti langkah tapi tak berjejak, senja tapi tak jingga, cinta tapi tak dianggap.
Orang yang ditolak cintanya seperti mau beli barang yang dia impikan, tetapi uangnya tidak cukup.
Mereka yang sedang jatuh cinta, biasanya sering berharap. Dia, mereka yang sering berharap, biasanya sering kecewa.
Jatuh cinta sama kamu itu kayak naik histeria. Dibawa naik pelan-pelan, lalu dijatuhin tiba-tiba.
Naksir diam-diam itu komidi putar. Seakan berjalan, tetapi sebenarnya tidak kemana-mana.
Seandainya jatuh cinta itu ada tukang parkirnya, bisa diberhentikan sebelum mentok.
Kangen adalah salah satu penyebab utama susah tidur. Begitu pula patah hati.
Jatuh cinta itu berjuta rasanya. Ketika ditolak, hanya satu yang terasa: nyesek.
Inilah kenapa namanya jatuh cinta: kebanyakan orang terbang terlalu tinggi dan jatuh terlalu keras.
Pacaran yang menyedihkan adalah pacaran yang masing-masing pihak sebenarnya sudah lama saling bosan.
Orang yang bilang, 'Kamu terlalu baik buat aku', sesungguhnya berarti: 'Gue masih nyari alasan lain agar lo nggak sakit hati'
Jatuh cinta bisa dengan orang yang tepat..., tapi di waktu yang salah.
Mencintai tidak harus memiliki, kata orang yang tidak pernah dicintai.
Cinta datang dari mata ke hati. Selanjutnya, dari hati ke mata.
Pacar yang cemburuan adalah pacar yang nggak pedean.
Salah satu penyebab seseorang masih jomblo: cintanya habis di mantannya.













Manusia Setengah Salmon
Raditya Dika

No comments:

Post a Comment

Terima kasih atas kunjungan dan komentarnya :)