Wednesday, 9 May 2012

Filosofi Kopi




Karya sastra terbaik 2006 pilihan majalah Tempo. Oleh Dewi Lestari (Dee).


Ceritanya memang unik, dikemas dalam bahasa yang cantik dan sangat menarik.

Beberapa cuplikan dari Filosofi Kopi:
Bila engkau ingin satu, maka jangan ambil dua. Karena satu menggenapkan, tapi dua melenyapkan.
 ***
Akan tetapi, hidup ini cair. Semesta ini bergerak. Realita bisa berubah. Seluruh simpul dari kesadaran kita berkembang mekar. Hidup akan mengikis apa saja yang memilih diam memaksa kita untuk mengikuti arus agungnya yang jujurtetapi penuh rahasia. Kamu, tidak terkecuali.
Halaman 42
***

Cinta butuh dipelihara. Bahwa di dalam sepak terjangnya yang serba mengejutkan, cinta ternyata masih butuh mekanisme agar mampu bertahan.
Cinta jangan selalu ditempatkan sebagai iming-iming besar, atau seperti ranjau tahu-tahu meledakkanmu entah kapan dan kenapa. Cinta yanng sudah dipilih sebaiknya diikutkan di setiap langkah kaki, merekatkan jemari, dan berjalanlah kalian bergandengan... karena cinta adalah mengalami.
Cinta tak hanya pikiran dan kenangan. Lebih besar, cinta adalah dia dan kamu. Interaksi. Perkembangan dua manusia yang terpantau agar tetap harmonis. Karena cinta pun hidup dan bukan Cuma maskot untuk disembah sujud.
 Halaman 43
***
Akankah aku bertambah tenang bila berhasil membuktikan kepada diriku, kepada dia, pada dunia, kalau aku baik-baik saja?
Halaman  92
***

No comments:

Post a Comment

Terima kasih atas kunjungan dan komentarnya :)