Friday, 27 December 2013

Pesona Senja Candi Ijo

Senja di Candi Ijo
Terkadang kamu tidak perlu banyak berbicara dalam kata. Cukup berdiri dan berdiam diri saja. Kamu hanya butuh percakapan tanpa ungkapan. Percakapan dalam diam yang sangatlah menentramkan. Berdiam diri sejenak memandang arah Barat, menikmati senja bersama teman sepermainan yang sempat terpisahkan.  


***

Candi Ijo tampak ramai sekali, berbeda dari biasanya yang nyaris tak ada yang mengunjungi. Biasanya hanya satu atau dua motor saja yang ada di parkiran candi. 


Sore tadi kami mendatangi Candi Ijo, Sleman. Ini bukan pertemuan yang matang direncanakan. Bisa dibilang dadakan, hanya sms iseng bahas sunset. Beberapa hari lalu memang Wira'i mengajak saya dan Ghani menemani dia melihat sunrise di Candi Ijo, tapi saya nggamau. Jam 4 masih terlalu pagi untuk meninggalkan rumah, apalagi sama dua laki-laki.

Dari sms iseng asal ketik berkelanjutan itu mulanya kami ingin menikmati sunset di Parangndog, landas pacu paraseling yang terletak di dekat Pantai Parangtritis. Ghani pernah beberapa kali memamerkan foto-foto pemandangan di sana kepada kami. Dan cuaca sore tadi sangat mendukung untuk menikmati pemandangan seperti dokumentasi Ghani. Tapi, apa boleh buat. Rega yang saya dan Wira'i ajak dadakan juga, sepertinya lupa menghidupkan alarm tidur sore dan kebablasan. Mungkin memang belum rezekinya..jadi lain kali saja Parangndognya, semoga secepatnya ya.

Sepertinya saya dan Ghani sedang dalam keadaan hati yang sama walau berbeda #hasyah. Kami sama-sama mencari sesuatu yang menentramkan. Wira'i ingin membuktikan keindahan senja di sana, sedangkan Rega kangen sama kami kali ya :p. Sebenarnya saya hanya ingin menghilangkan trauma saja, menyegarkan pikiran dari kepenatan.

Kami tak hanya berempat, dikarenakan Ibul dan Tyas menyusul. Mereka berdua disms Rega jikalau tidak ada acara bisa menyusul kami ke candinya. Rumah mereka hanya sekitar 10 menit dari Candi Ijo. Jadilah kami berenam menunggu matahari menenggelamkan diri di pinggiran candi.

Ada rasa yang tidak bisa dijelaskan dan harus dirasakan sendiri ketika menikmati suasana seperti tadi. Menurut saya pribadi, memandang warna jingga di langit yang mulai senja merupakan salah satu cara yang baik untuk menstabilkan emosi.

Yuk siapa mau ajak saya ke sini lagi? Boleh sekali :)


Model-model-an.

Jingga di kala senja.
Foto diambil oleh Ghani Furqon & Wira'i Suryajati.

***
Untuk masuk candi hanya perlu mengisi buku tamu saja. Biaya masuk dan parkirnya (masih) gratis.

Candi Ijo terletak di Bukit Ijo, Desa Sambirejo, Prambanan, Sleman. Dapat dicapai dengan mengikuti plang ke arah Candi Ratu Boko kalau dari arah Candi Prambanan. Arah plang ke kiri Ratu Boko masih lurus lagi kurang lebih 1km, kemudian masuk belok kiri sampai mentok. Ambil kanan, pertigaan pertama belok kiri. Tinggal ikuti jalan saja nanti Candi Ijonya sudah ada di sebelah kiri. 
*Untuk yang tidak hafal jalan sekitar, saya sarankan untuk bertanya kepada warga agar tidak tersesat.

No comments:

Post a Comment

Terima kasih atas kunjungan dan komentarnya :)