Friday, 21 February 2014

Sahabat Sepanjang Masa


Sahabat terbaikmu adalah dia yang pernah sangat amat membencimu di masa lalu. Dia pernah melihatmu dari sisi terburuk, yang membuatnya kini dan nanti tak akan meninggalkanmu dikala terpuruk.
Segala yang membahagiakan memang tak selalu berawal dari sesuatu yang menyenangkan, misalnya persahabatan. Masih jelas dalam ingatan saya bagaimana perselisihan sengit yang ada di antara kami bertiga sebelum akhirnya sekarang kami menjadi sebegitu dekatnya. Saya belum benar-benar mengenal Dewi saat duduk di bangku kelas 3, berbeda dengan Vita yang sudah satu kelas dengan saya dari awal masuk di kelas 1. 

Kami bertiga pertama kali satu kelas saat kelas 4, bukan sebagai teman baik. Melainkan sebagai musuh. Hahaha. Untuk anak SD kami sudah pintar bermunafik ria, kenapa? Karena kami itu modelnya musuh dalam selimut. Baik-baik tapi saling benci. Duh, kanak-kanak sekali. Walaupun saling membenci tetap saja saya sudah sering main ke rumah Dewi sejak kelas 4 SD. Begitu pula dengan Vita. Sebenarnya yang bermusuhan disini bukan kami bertiga, melainkan saya dan mereka berdua.

Tahun berganti, cukup banyak yang berubah akan apa yang dirasa oleh hati. Hingga saat kelas 6 semester 1 kemah di Pantai Glagah kami bertiga bisa foto berpelukan macam ini:")

Dewi, Saya, Vita

Dewi, Vita, aku tidak perlu menanyakan kabar kalian bukan? Karena aku yakin kalian baik-baik saja, kalaupun kurang baik ya mungkin hanya sekitaran masalah cinta. Aku terkadang terheran-heran akan prosentase perjumpaan kita bertiga. Kita yang notabenenya teman SD, justru masih sangat sering berjumpa hingga sekarang. 

Dalam satu tahun sekurang-kurangnya kita akan berjumpa satu kali dalam sebulan, bahkan bisa lebih. Entah apa yang menjadi latar belakang pertemuan kita, entah penting atau tidak, entah sedih atau senang, entah sebentar atau lama, namun akan tetap penuh dengan tawa. Terima kasih untuk kalian berdua dan keluarga, wik, vit, karena pintu rumah kalian senantiasa terbuka untuk aku yang kalau main kelewat lama karena kesepian di rumah haha jangan bosen ya:")

Dewi sukses terus bakulannya wkwk. Vita juga sukses ngapain aja. Semoga kalian berdua segera terbebas dari galau cinta hahaha dan persahabatan ini akan awet hingga berjumpa lagi di surga-Nya. Aamiin.

Yuk mari realisasikan rencana kita bertiga: Pertengahan 2014 mengunjungi rumah Rani di Surabaya.

No comments:

Post a Comment

Terima kasih atas kunjungan dan komentarnya :)