Saturday, 8 February 2014

Untuk Ian dan Azka


Untuk Azka Aditya & Rifqi Afrian Ghiffari.
Di Jalan Grafika 2 Yogyakarta.

Awalnya  biasa saja, bertemu hanya sekedar bertegur sapa. Satu kelas saling membantu dalam mengerjakan tugas-tugas yang ada. Hingga hinaan dan rentetan event kelas dua yang tiada henti membuat kita menjadi sebegitu dekatnya.

Aku tak menyangka banyak yang berbeda dalam memandang diriku, termasuk kalian. Kalian bilang aku menyeramkan, misterius dan membuat segan. Kalian bilang awalnya kalian merasa segan bila berbicara dan bercengkerama denganku. Beberapa orang juga bilang aku mistrius, galak dan sebagainya. Hingga akhirnya pada suatu malam beberapa sahabat mencari-cari kekuranganku dan membuat hinaan yang semi bercanda untuk menetralkan rasa.

Semenjak malam itu, hinaan menjadi menyebar rata seolah semua tahu akan apa yang dibicarakan. Namun, ada yang lebih parah. Kalian berdua memperparah segala keadaan. Lebay memang, tapi kalian membuat hinaan dan menyebarkannya ke hampir satu angkatan. Aku sering dicaci di dalam kelas, di luar kelas maupun di hadapan teman sepermainan. Dan itu berkat kebaikan kalian kan?-___-

***

Heeei Ian Azka!
Ejekan menyebalkan yang kalian sebarkan berjalan hingga sekarang bukan? Bzzzzt. Cercaan dan kejahilan kalian yang merembet kemana-mana ini ternyata cukup menghiburku. Aneh memang, tapi memang begitu adanya. Terkadang aku ikut tertawa ketika kalian menghinaku. Tertawa untuk apa? Ya, untuk menertawakan diri sendiri. Karena menurutku itu lucu dan aku ikut terhibur. Sadar atau tidak sadar itu adalah salah satu sumber hiburan ketika aku dilanda galau mendalam akan tiga huruf yang menyita waktu kelas dua SMA.


Tak hanya berhenti dalam hinaan dan cercaan saja kalian menjahiliku. Aku masih ingat benar bagaimana keadaan, kalimat dan orang-orang setelah rapat OSIS-MPK untuk pemilihan ketua DEBUT. Kalian berdua bersama empat orang lainnya nge-forum aku. Betapa tidak pentingnya pertanyaan kalian saat itu:
“Kamu normal kan, Bar?”
“Kamu masih suka cowok kan?”
“Kalau kamu suka orang cerita sama kita-kita, pasti kita bantu. Ntar OSIS-MPK syukuran, Bar.”
“Kita penasaran, Bar. Penasaran kamu naksir sama cowok yang kaya apa. Habis kamu orangnya enaknya diajak temenan. Kamu juga kaya nggak kepikiran kayak begituan.”

Semua pertanyaan yang kalian lontarkan membuat aku bertanya-tanya: “setidak normal itukah aku di mata kalian?-_-“ dan tak hanya itu, kalian juga memintaku agar saya kelak bersedia mengundang kalian ke pernikahanku bukan?  Yang katanya kalian semua sangat sangat penasaran terhadap perayaanku, siapa pendampingku dan sebagainya.
Yang lebih parah lagi kalimat ini…
“Besok kalo nikah jangan lupa kita semua diundang ya, Bar. Yakin deh, walau tabrakan sama nikahan siapa aja kita bakalan mentingin dateng ke nikahanmu banget. Soalnya kita penasaran bar suamimu besok siapa dan kayak apa.”

Duh gusti lindungi saya dari orang-orang macam mereka (  -_____-)/||

***

Tak terasa kenaikan kelas membuat aku dan kalian berbeda kelas. Kalian awalnya ngga terima kan aku beda kelas dari kalian? Karena kalian ngga bisa bully aku-_- atau kangen aku hayoooo? Hahahaha. Tenang, aku juga kangen kalian kok. Nggak ada sarana menertawakan diri sendiri lagi, temen yang juga suka telat dan rame-rame nggak jelas.

Dari hal-hal itu aku pun menyadari, bahwa rasa kasih dalam pertemanan itu tidak mulu-mulu berupa sesuatu yang manis dan menyenangkan. Terkadang rasa kasih itu hadir dari sesuatu yang menjengkelkan dan tidak berkenan. Sekalipun dari kalian memperlakukanku dengan bullyan memalukan itu. Lucunya masa SMAku, kalian berdua menambah kisah lucu yang membuat aku tak habis pikir bila mengingatnya.
Lagi-lagi kalian masih berada di lingkungan yang sama, satu fakultas di Jalan Grafika sana. Sedangkan aku......... jauh di sini. Hiksssss sedihnya nggajadi sama-sama di Jalan Grafika. Tapi nggapapa. Sukses terus buat kita, buat meraih cita-cita dan semuanya.

Sekian. Semoga surat ini suatu saat nanti akan dibaca oleh kalian berdua ya.
#EdisiTemanYangBaik

***


Salam jempol gayanya Azka, lihat kakinya Ian! :p

No comments:

Post a Comment

Terima kasih atas kunjungan dan komentarnya :)