Sunday, 2 March 2014

Berakhir Pekan di Wanagama



Jogjakarta memang kota yang kecil, bahkan paling kecil dibandingkan dengan empat kabupaten lain yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta. Kota sudah mulai tercemari polusi kendaraan, kebisingan klakson dan pengalihan fungsi lahan kosong menjadi gedung-gedung besar. Namun jangan salah, di Kabupaten Gunung Kidul masih banyak tempat-tempat nyaman nan indah yang dapat dikunjungi untuk mengobati kejenuhan di Kota. Hutan Wanagama salah satunya.

Wanagama merupakan hutan buatan Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada yang terletak di Wonosari, Gunung Kidul. Dapat ditempuh dengan kendaraan bermotor kurang lebih 1,5 jam dari Kota Jogjakarta. Tinggal ikuti jalan saja dari Jalan Wonosari menuju Wonosari kota hingga ada perempatan lampu merah yang ada plang ke kanan menuju Wanagama, kemudian belok kanan dan ikuti penunjuk jalan. Hutan ini sering disewa oleh umum untuk mengadakan perkemahan.

Seperti halnya sekolah saya pada tahun 2012. Saat itu, saya dan teman-teman saya tengah duduk di bangku kelas sebelas. Kami sebagai panitia kemah, memilih wanagama sebagai bumi perkemahan. Jauh-jauh sebelum hari-H kami sering mendatangi wanagama untuk survey rute jelajah dan mempersiapkan segala hal. Enam hingga sepuluh hari minggu kami sepanjang Februari hingga Mei kami habiskan untuk survey rute jelajah di sini. Ketidakpastian cuaca menjadi kendala kami sehingga harus mengunjungi hutan ini berkali-kali.


Tak jarang disela-sela survey kami menyempatkan diri mencari tempat-tempat menarik untuk menyegarkan mata. Air terjun di hilir aliran sungai menjadi salah satunya. Air terjun ini letaknya sedikit tersembunyi. Ada di sebelah timur salah satu pos kami. Ketika pertama kami ke sana, airnya keruh kecokelatan. Kemudian saat kami ke Wanagama lagi beruntungnya airnya sedang jernih.

Ketika sedang butuh hiburan seperti ini, tidak jarang saya merindukan teman-teman SMA saya. dimana setiap saling bertemu kami saling menyemangati satu sama lain. Pergi kemana saja dengan motto ‘irit’ walau membuat perut terkadang morat-marit. Semoga suatu saat nanti saya dan teman-teman bisa nostalgia bersama di tempat bernuansa alam nan indah macam ini.

Saya dan Trisa. Kami basah kuyup lho ini...

Saya dan Wildan di Air Terjun waktu airnya cokelat.
Jembatan Putus. Hanif, Trisa, Ian, Ibul, Ais.
Menurut saya foto ini cocok untuk dijadikan poster film :p
Air terjun saat jernih dan kehijauan x)
Mari pulang...


Pictures speak louder than words, right?

Foto diambil oleh banyak orang dengan kamera Rifqi Afrian Ghiffari.
Bersama Deha Agus Umarhadi, Rifqi Afrian Ghiffari, Nirvana Trisa Arini, Hanif Zulfikar Yoga, Novitasari Linda Christanti, Roberta Niken Tri Rahmawati, Jeanne Anggraini Kartikasari, Fathin Naufal Nur Islam, Wildan Aulia Hikmawan, Yudha Prasetrya Indranata, Al Shahibul Rahman Muhammad Suryana Shiddiq, Bagas Dwi Dharmawan, Prima Pangestu Widodo, Khalis Fatmawati, M. Nur Yulianto Saputra.

Ps: suatu hari nanti kalau kalian kangen masa-masa SMA, masa-masa kemah, masa-masa gila gilaan petualangan di alam atau kangen aku *ea*, lalu search keyword wanagama, kemah, sma8, nama kalian dan lain sebagainya, semoga kalian nemu tulisan ini. 5-6 tahun bisa merubah euforia dari tulisan yg pernah kamu baca lho ya. Hihihihi. Selamat mencoba ;)

No comments:

Post a Comment

Terima kasih atas kunjungan dan komentarnya :)