Sunday, 1 June 2014

Benteng Pertahanan


Benteng adalah bangunan yang identik dengan militer dan biasa digunakan untuk bertahan dari serangan musuh. Keberadaan benteng yang kokoh nan tinggi diharapkan bisa menjaga daerah kerajaan yang dikelilinginya dari mara bahaya. Dengan harapan, lawan tidak dapat menembus daerah kerajaan dengan mudah. 

Layaknya sebuah bangunan, semakin kokoh fondasinya, semakin baik dan kokoh pula benteng yang berdiri di atasnya. Bangunan tersebut tak akan mudah runtuh meski terguncang gempa, tertiup angin kencang maupun dipukul-pukul dengan senjata penghancur. Terlebih lagi, bila pada benteng pertahanan tersebut diberi tanaman merambat yang menutupi kulit luar dan gerbang benteng. Siapapun yang mendekat harus memangkas tanaman itu sebelum membuka gerbang.

Dari deskripsi di atas sudah jelas, bahwa mendirikan sebuah benteng bukanlah hal yang mudah. Terlebih menjaganya agar dapat bertahan dengan sempurna. Menjaga bagian luarnya dengan tanaman hijau merambat agar tetap tumbuh subur dan tidak mati. Terlebih menjaga gerbang masuk supaya tetap rapat terkunci.

Kesempurnaan pertahanan akan tercapai ketika tanaman hijau merambat lebat menutupi gerbang masuk dan badan benteng. Dengan begitu, diharapkan tidak sembarang orang dapat menembusnya secara cuma-cuma ataupun memaksa.


Hingga pada waktunya nanti...
...akan ada yang membabat. Ia akan berusaha masuk dengan membuka gerbang benteng dengan cara yang bersahabat. Untuk itu, sebelum waktu yang tepat, pertahanan benteng perlu dijaga dengan cermat.

Bila benteng yang sudah kamu jaga dan dirikan selama belasan tahun dengan susah payah, kamu biarkan diserang dan diruntuhkan dengan mudahnya, maka usahamu dalam mendirikannya selama ini menjadi sia-sia. Ya, sia-sia. Sama saja seperti kamu tidak pernah mendirikan apa-apa.

Jangan pernah kamu rubuhkan sendiri benteng yang telah kamu dirikan belasan tahun lamanya. Jangan kamu biarkan fondasi yang melekat dalam tanah hilang tanpa arah. Jangan mudah pula kamu percaya pada siapa saja meski ia mengaku berasal dari Negeri Makkah maupun Entah Berantah. Biarlah pada waktunya nanti tanaman dan gerbang tinggi itu yang menelaah. Bahwa ia akan menghilang bukan atas dasar kalah pun menyerah, melainkan karena keputusan mereka tidak jatuh pada pihak yang salah.

Untuk itu, bertahanlah.

No comments:

Post a Comment

Terima kasih atas kunjungan dan komentarnya :)